SELAMAT MEMBACA.. ^_^

Kamis, 03 Mei 2012

SESUATU YANG INDAH PADA AKHIRNYA..
“maaf Diva.. boleh ikut duduk??” Tanya Dokter Andre. Rekan dokterku sekaligus tetangga ku. “oh,,iya” balasku gugup. “lagi ada masalah ya??” tanyanya.
“engga”
“aku ngga percaya”
Aku menatapnya. Dia tersenyum. “iyaa..” balasku akhirnya.
Dia sedikit tertawa. “tentang kerjaan??” Tanya nya. Aku mengangguk. “sekaligus tentang papa..” sambungku. Selalu..selalu saja. Dia pasti cemas setiap aku bercerita papa sakit. Semenjak kejadian 3 bulan lalu,saat ia datang kerumah untuk melamar ku.
“kenapa Om Doni??”begitulah panggilan nya pada papa ku.
“sakit” balasku seadanya.
“sakit apa??”
“ngga tau..” deg!!aku merasa menjadi anak yg sangat durhaka. Sebagai anak,harusnya aku memperhatikan papaku sendiri. Tapi nyatanya.. aku hanya memikirkan pekerjaan ku saja.
“kapan rencana mau ke Yogya??” Tanya Andre.
Aku menggeleng. Sekali lagi aku merasa sangat berdosa terhadap papa. Andre menggengem tangan ku. “ aku antar pulang yaa nanti malam” katanya. Aku menunduk.tak ada kata yang bisa terucap dari mulutku. Aku harus pulang..!!
      Malam nya,Andre benar-benar menjemputku.
Tok..tok..
“yaa sebentar..” sahut ku. Kreek. Ku lihat Andre sudh siap dengan kaos merah dan jaket hitam andalan nya. “siap??” tanyanya. “ya,,sebentar.. aku ambil tas dulu..” kataku. Andre masuk ke rumah ku dan duduk di ruang tamu.
“hmm. Wangi.. masak apa sih??” Tanya nya setelah aku turun dan menemuinya di ruang tamu. Aku menunjuk kearah panci yang hanya 30 cm dari nya. “masak??” tanyanya.
“iya.. buat papa.. aku inget papa suka banget sup jamur.. jadi sengaja aku masakin buat papa.. smoga aja papa bisa cepet sebuh..” kata ku. Andre tersenyum jail. “buat aku adakan?? Aku kan juga mau nyicipin masakan calon istriku.. bwahaha :D”
Aku tersenyum. Tanpa di suruh,andre mngangkat panic berisi sup itu ke mobilnya. Dan aku,menyusul.
…………………………………………………………………………………………………
“div.. diva..” ku rasakan matahari mencolok mataku. Ku lihat Andre tengah dudk di sampingku. “kita hampir sampe.. tapi sekarang sarapan dulu ya.. aku laper..” katanya. Aku tertawa. Lekas ku turun dari mobil dan pindah ke kursi blakng dimana pnci sup ditaro. Ku ambil mangkok dan sendok juga sebungkus nasi.
“nih..” kataku menyerahkan semangkok penuh berisi nasi dan sup jamur yg sudah dingin. Andre menerimanya dengan senyum mengembang. ‘kamu juga makan donk..” katanya. “aku ngga lapar” balasku. “laper ngga laper tetep harus makan..” sambungnya. Aku hanya diam duduk di sebelah kursi kemudi-kursi yg andre duduki. “ehm..gini aja.. aku suapin yaa.. “ kata Andre. “eh-eh,, ngga ush.. “ sahut ku. “ayo sayang.. kamu harus makan..” kata Andre.  
_to be continue_

Tidak ada komentar:

Posting Komentar